<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>GUDANGNYA ILMU</title>
	<atom:link href="http://amru232.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://amru232.wordpress.com</link>
	<description>HIDUPKU SELALAU DI PERANTAUAN</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Jan 2008 21:48:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='amru232.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>GUDANGNYA ILMU</title>
		<link>http://amru232.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://amru232.wordpress.com/osd.xml" title="GUDANGNYA ILMU" />
	<atom:link rel='hub' href='http://amru232.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Memaknai waktu menulis 3</title>
		<link>http://amru232.wordpress.com/2008/01/13/memaknai-waktu-menulis-3/</link>
		<comments>http://amru232.wordpress.com/2008/01/13/memaknai-waktu-menulis-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 21:48:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amru232</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amru232.wordpress.com/2008/01/13/memaknai-waktu-menulis-3/</guid>
		<description><![CDATA[Memaknai waktu menulis 3  Oleh Ersis Warmansyah Abbas MENURUT fisikawan, alam semesta ini berisi empat hal; materi, energi, ruang, dan waktu. Keempatnya berfungsi membentuk alam semesta. Perubahan pada materi dan energi akan membawa perubahan pada ruang dan waktu. Wah, kalau dilanjutkan nanti dibilang kuliah fisika. Jauhlah dari bidang saya.   Tetapi, begini. Memang tidak akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amru232.wordpress.com&amp;blog=2406079&amp;post=35&amp;subd=amru232&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="”+1”" color="#00ed00"><br />
</font><font size="”+1”" color="#00ed00"></font><font size="”+1”" color="#00ed00"></p>
<p align="center"><strong>Memaknai waktu menulis 3 </strong></p>
<p></font></p>
<p align="center"><strong>Oleh Ersis Warmansyah Abbas</strong></p>
<p>MENURUT fisikawan, alam semesta ini berisi empat hal; materi, energi, ruang, dan waktu. Keempatnya berfungsi membentuk alam semesta. Perubahan pada materi dan energi akan membawa perubahan pada ruang dan waktu. Wah, kalau dilanjutkan nanti dibilang kuliah fisika. Jauhlah dari bidang saya.<span id="more-35"></span><br />
 <br />
<span></span>Tetapi, begini. Memang tidak akan mengurai detail sampai ke atom, sekalipun apa pun dan bagaimanapun yang ada di alam semesta ini tersusun dari atom. Kalau diurai ke inti atom, bisa pula diurai ke partikel lebih kecil. Misalnya, neutron ternyata bisa dipecah menjadi proton dan elektron. Ah, sudah, yang ingin saya kemukakan, semakin kecil partikel sub atomik semakin hilang sifat kebendaannya, dan yang muncul sifat energi.<br />
 <br />
Materi dan energi itu bagaikan timbangan. Semakin kecil, gelombangnya semakin besar. Jika, sifat materinya menonjol, sifat energinya menjadi lemah, yang tersimpan potensi saja, begitu sebaliknya. Nah, kalau dilajutkan bisa sampai kepada <em>quark, sring, </em>alias <em>quanta</em>. Apalagi sampai vibrasi energi. Bisa ruwet. Padahal, kita kan bukan bicara fisika.<br />
 <br />
Dalam kaitan menulis nanti terlalu jauh. Siapa bilang? Tubuh kita kan terdiri dari materi dan energi. Karena bukan fisikawan, tidak pula genetikawan, atau neurolog, pikiran jadi terganggu, karena tidak paham. Lebih menggoda, sehabis menulis tentang waktu (kemarin), lebih tidak paham. Tetapi, kog bisa menulis. Ada apa ini? Saya mengalami banyak hal sedemikian dalam menulis. Saya (mencoba) menelusurinya.<br />
 <br />
Suatu kali diganggu <strong>Kazuo Muraka</strong>, penulis <em>The Divine Message of The DNA</em>, ditambahi <strong>Jhon C. Avis</strong> dengan <em>The Genetic Gods</em>. Saya terlusuri buku-buku yang ada bau-bau fisika, genetika, dan neurologi. Membuka kembali buku <em>Relegion and the Science</em>, <strong>Keith Wilkes</strong> yang 25 tahun lalu menganggu pikiran.  <br />
 <br />
Semakin asyik. Allah Mahakuasa. Secara genetika, kita bisa menelusuri ke awal asal. Bermula dari sel telur yang telah dibuahi, kemudian terbelah menjadi dua, empat, delapan, dan selanjutnya. Begitu lahir, memiliki sekitar tiga miliar sel.<br />
 <br />
Pembelahan itu tetap terjadi. Struktur sel dapat diterangkan, ditengah-tengah setiap sel terdapat nukleus yang dilapisi membran. Di dalam nukleus terletak gen. Nukles sel mengandung deoxyribonucleid acid alias DNA. DNA terdiri dari dua untaian berbentuk spiral, yang menjadi permukaan bagi molekul-molekel, yang dinamakan ‘kode genetik’, A. T. C. dan G (zat kimia<em> adenim, timin, sitosin (cytosine), </em>dan<em> guanin</em>.<br />
 <br />
Kode genetik tersebut dipercayai mengandung informasi untuk membentuk kehidupan. Ringkasnya begini. Informasi dalam setiap sel tubuh kita (60 triliun) yang akan menentukan kehidupan kita. Katanya sih, kita tinggal tekan tombol <em>on </em>atau <em>off</em>.  Sebab, semuanya sudah tertulis. <br />
 <br />
Ajaibnya, semua itu sudah diatur Allah SWT. Gen sebagai blueprint kehidupan telah lengkap. Supaya jangan terlalu rumit, tugas kita sekarang mengaktif atau menonaktifkan gen-gen.<br />
 <br />
Kalau yang diaktifkan hal-hal positif, maka diri kita akan berkembang postif. Kalau misalnya, berpikir negatif, ya kehidupan akan dibungkusnya. Masuk akal, seorang penyayang, mengaktifkan gen sayang, akan semakin matang sifat sayangnya. Bukankah ibu-ibu yang hobi memarahi anaknya semakin hari semakin menjadi-jadi?<br />
 <br />
Jagan coba —ini ilustrasi— cemburu pada suami ya. Kalau diaktifkan, miliaran gen akan kena sebaran aktif, dan membelah diri, wui … ujung-ujungnya kepercayaan hilang, bisa cerai. Ih, ngeri.<br />
 <br />
Kalau bertemu Kazuo Murakami, akan saya katakan, bisa jadi, sekali lagi bisa jadi, kode genetik itu adalah Asmaul Husna. Saya telah menulis  secara ringan dalam buku <em>Nyaman Memahami ESQ</em>.<br />
 <br />
Dalam pada itu, ketika membaca tentang otak, didapat fakta, otak seberat 0,5 kg itu ternyata berisi setrilun sel neuron. Setiap sel mampu berkoneksi 20 ribu manakala diaktifkan. E … jangan-jangan kolaborasi antara gen yang saling mengaktifkan itu yang menjadikan kerja fikir cepat. Semakin dipakai sel-sel di tubuh kita bukan berkurang, justru bertambah. Kalau tidak diaktifkan akan mati sendiri.<br />
 <br />
Kalau sel-sel mau diperbaharui, berkembang, dan dimaksimalkan manfaatnya, aktifkan. Pada uraian (gawur?) tersebut sampaialh kita kepada, menulis berarti menfungsikan diri kita. Bisa jadi. Namun, sekali lagi, pemikiran sangat prematur. Caranya?<br />
 <br />
Membaca dan menulis. Faktanya, semakin banyak membaca, apalagi menuliskan bacaan dalam hal lebih terbarui, semakin memudahkan. Kalau sudah demikian, kita sampai pada refleks. Lebih tinggi dari sekadar berpikir.</p>
<p>Pada tataran ini kita bertemu pada konsep ruang dan waktu. Kita akab lebih nyaman memaknai waktu, penggunaan waktu dan turunan seperti memanfaatkan, merebut, menciptakan kesempatan. Kalau sudah demikian pemahaman menulis mudah tentu akan lebih nyaman dan menyamankan.<br />
 <br />
Pada hantaran terdahalu telah disinggung tentang materi dan energi dalam keberadaannya saling terkait. Ruang memiliki fungsi wadah, waktu mengikat usia, materi sebagai pengisi, dan energi sebagai penggerak. Lalu, kaitannya dengan menulis?<br />
 <br />
Ruang dan waktu bisa berubah dikarena gerakan. Jangan meilihat ruang dan waktu sebagai besar mutlak. Nanti tidak sealur dengan relatifis. Kalau sudah demikian, alasan ‘kurang’ waktu dalam menulis akan hilang ke jagat raya tak bertepi.<br />
 <br />
Misalnya, kita minta saja materi (otak) menggerakkan energinya memanggil, menganalisis, mengkonstruksikan sesautu dalam kecepatan dimana waktu bukan jadi ukuran lagi. Saking sangat singkatnya, tidak memerlukan berpikir.<br />
 <br />
Coba pikir, ketika suatu benda mendekati mata, kelopak mata otomatis tertutup melindungi bosa mata. Apakah Sampeyan pernah memikirkan kosakata Bapak ketika mengucapkannya? Begitu melihat Bapak, E … Bapak. Langsung lakukan.<br />
 <br />
Menulis pada kadar tertentu dapat seperti itu, reflektif. Saya jadi ingat reflective thinking dalam buku <strong>Jerome S. Bruner</strong>, <em>Process of Education</em>. Kini, agak paham, kenapa bisa menulis cepat tanpa (terlalu) berpikir. Ketika dipikirkan justru melambat. Aneh?<br />
 <br />
Pada tulisan bagian ini, ternyata tidak cukup tempat menulis tentang ‘melipat’ waktu dalam menulis. Saya betul-betul ingin mengempur dan memberikan wacana, (kekurangan) waktu bukanlah alasan untuk menulis. Padahal, saya sudah sediakan wacana khusus berbasis perjalanan Isra’ Mi’raj Rasulullah</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/amru232.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/amru232.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amru232.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amru232.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amru232.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amru232.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amru232.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amru232.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amru232.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amru232.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amru232.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amru232.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amru232.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amru232.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amru232.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amru232.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amru232.wordpress.com&amp;blog=2406079&amp;post=35&amp;subd=amru232&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amru232.wordpress.com/2008/01/13/memaknai-waktu-menulis-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de86717cd2009c281640c7ea067a1288?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amru232</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memaknai waktu menulis</title>
		<link>http://amru232.wordpress.com/2008/01/05/memaknai-waktu-menulis/</link>
		<comments>http://amru232.wordpress.com/2008/01/05/memaknai-waktu-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jan 2008 07:41:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amru232</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amru232.wordpress.com/2008/01/05/memaknai-waktu-menulis/</guid>
		<description><![CDATA[ Memaknai waktu menulis Oleh Ersis Warmansyah Abbas TIDAK ragu lagi, kesempatan dan peluang harus dimanfaatkan. Kita tentu mempunyai pekerjaan masing-masing. Bisa jadi seorang guru, mahasiswa, ibu rumah tangga, sampai pebisnis. Sekalipun bukan penulis profesional, berkeinginan menulis. Tetapi, gara-gara sibuk (alasan saja tu), mengkabinghitamkan waktu.  Saya mau, tapi tidak punya waktu.   Tentu saja kalau tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amru232.wordpress.com&amp;blog=2406079&amp;post=34&amp;subd=amru232&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <strong>Memaknai waktu menulis</strong></p>
<p>Oleh <strong>Ersis Warmansyah Abbas</strong></p>
<p>TIDAK ragu lagi, kesempatan dan peluang harus dimanfaatkan. Kita tentu mempunyai pekerjaan masing-masing. Bisa jadi seorang guru, mahasiswa, ibu rumah tangga, sampai pebisnis. Sekalipun bukan penulis profesional, berkeinginan menulis. <span id="more-34"></span>Tetapi, gara-gara sibuk (alasan saja tu), mengkabinghitamkan waktu.  Saya mau, tapi tidak punya waktu.<br />
 <br />
<span></span>Tentu saja kalau tidak tersalurkan akan menjadi beban psikologis. Apalagi kalau begitu kuat, akan memantik emosi. Lebih celaka, kalau sampai tugas pokok terabai. Lebih, lebih celaka, tugas pokok terabai, menulis tidak jadi-jadi, makin ruwet di pikiran. Padahal, menulis selayaknya dipahami bersendagurau, selingan, atau bersenang-senang. Menulis adalah proses katarsis, pembersihan pikiran dan jiwa.<br />
 <br />
Dalam kerangka demikian, satu-satunya penawar, menggunakan waktu, kesempatan, peluang untuk menulis, dimana dan kapan saja. Karena itu, saya membagi dua kategori menulis, menulis di otak dan menuliskan apa yang sudah terpola di otak memakai jasa komputer.<br />
 <br />
Bayangkan mudahnya menulis. Tarohlah ketika berlibur, menfreskan fikiran. Atau, menjelang tidur, operasikan otak bentuklah konstruk di pikiran. Bagi yang terbiasa, sekali membuat pola mungkin jadi. Bagi pemula, mula-mula agak susah, tetapi lama-lama akan terbiasa. Menulislah di otak sampai jadi sejadinya. Setelah itu, ketika ada waktu, ada peluang, salin ke komputer.<br />
 <br />
Sering sudah saya tulis, menulis adalah proses penuangan apa yang kita pikirkan atau apa yang ada di pikiran. Jangan dibalik, memikirakan apa yang akan ditulis. Kalau yang terakhir, bercerek-cerek kopi habis, bisa-bisa hasilnya sealinea saja. Apalagi kalau berbagai kendala bergayut, capek deh.<br />
 <br />
Banyak orang terlalu sombong, sembari menulis di komputer, menulis di otak. Lebih sok, pada keadaan demikian sekaligus mencari bahan. Bahan-bahan berserakan di meja kerja. Duh, sombongnya makhluk-makhluk tak tau diri tersebut. Prosesaor Core 2 Duo saja baru ditemukan.<br />
 <br />
Akibatnya, mandeg. Ya, iyalah. Segala hal bertumpuk yang membuat otak hang.  Bodohnya, terus dilakukan dan dilakukan. Dan, yang dijadikan korban tidak bersalah, waktu dan kesempatan.<br />
 <br />
Sekarang begini saja. Kalau lagi rehat makan siang, coba perhatikan kebiasaan teman-teman. Pasti ada yang menarik. Perhatikan beberapa kali. Kalau perlu adakan survey kecil-kecilan, yah bertanya sambil lalu. Insya Allah, akan terbangun ide menulis tentang kebiasaan makan siang, lengkap dengan manfaat dan mudharatnya.<br />
 <br />
Kalau sudah matang di dataran otak, ketika rehat sore, atau menjelang tidur, ‘salin’ apa yang telah ditulis di otak pada pengertian menulis konvensional, melalui tuts komputer. Hanya menyalin, apa sih susahnya? Apalagi kalau ketika bersekolah dulu rajin mencontek. Praktikkan kebiasaan durjana tersebut. Nah, tersalur deh bakat lama. he … he …<br />
 <br />
Ya, tetapi kan tidak mudah? Jelas saja. Sekalipun demikian, kalau dilakukan terus-menerus, muaranya kebiasaan yang berbuah refleks. Saya menulis (di otak) lebih sering ketika nyetir atau macet. Tidak terhitung ketika orang memamerkan kehebatan berbica di ruang seminar. Begitu nyampai di rumah, istirahat sambil menunggu giliran mandi, tulis. Setelah cukup bilangan, menjadi buku. Si Pehebat bicara? Tahu sendirilah.<br />
 <br />
Dengan kata lain kita bukan lagi berbicara tentang memanfaatkan waktu, beranjak ‘merebut’ kesempatan. Peluang sela-sela waktu dimanfaatkan, semisal sembari menyetir atau menanak nasi. Dalam merebut kesempatan (waktu) kita akan lebih paham makna waktu, lama-lama akan berpikir, dari pada ngerumpi, dari pada berbuat ghibah, lebih baik menulis. Kira-kira aja begitu, bo.<br />
 <br />
Semakin lama, memanfaatkan dan merebut peluang, akan menjadi hal biasa, automaticly. Melaju ke langkah ketiga, menciptakan peluang. Misalkan, akan berwisata ke Honolulu. Sebelum berangkat, baca apa saja tentang Hawaii, jangan tarian Aloha saja. Akan lebih bagus, memori sudah tersisi informasi, dan bahkan bisa menjadi bahan cerita. Seolah-olah Sampeyan ‘pakar’ Hawaii juga bisa.<br />
 <br />
Nah, begitu sampai di Hawaii, yah segala sesuatu lebih mudah. Menuliskannya, uhuii, tentu merupkan pekerjaan sepele. Kita bisa bersendagurau menikmati wisata dengan rombongan, namun begitu istirahat di hotel, menuliskannya menjadi sangat mudah. Lain halnya, seperti guru atau dosen, puluhan tahun mengajar, menuliskan apa yang diomongkannya di kelas saja tidak mampu, kacie deh lo. Apalagi, kalau berkali-kali, atau bermukim di Hawaii, kalau tidak mampu menuliskannya, keterlaluan memang.<br />
 <br />
Pada pemahaman demikian, tingal bagaimana mensiasati apa yang akan ditulis. Kalau bahan informasi cukup di rumah pikiran, berbagai ide akan muncul tidak terkendali. Menurut seorang bloger, berlompatan. Masih ingat tragedi Mina? Saking banyaknya jamaah berebut masuk-ke luar terowongan, banyak yang terinjak-injak, korban berjatuhan. Innalillahi wa Innalilaihi Rajiun.<br />
 <br />
Kalau semua ide dibiarkan mendapatkan tempat untuk ditulis, ya sama saja dengan membunuh kerja otak. Mandeg, involusi, dan … tidak akan pernah menjadi tulisan. Dengan kata lain, merusak barang paling berarga di tubuh sendiri. Bisa diduga, pola pikir akan semakin ruwet. Dalam Teori Berak dalam menulis, kalau ampas makanan tidak dikeluarkan, perut bisa meledak. Gunung berapi saja punya sistem pengeluaran sedikit demi sedikit. Kalau tidak? Kalau langsung bruarrrr, ya seperti Etna dan Krakatau.<br />
 <br />
Pemahamanan lanjutnya, sistem kerja otak perlu dibangun, kerja otak harus dimenej. Kalau boleh mengeluh, hal tersebut kurang diperhatikan karena memang sistem pendidikan kita rada-rada jorok. Bayangkan, kita belajar dengan memanfaatkan, berkehidupan mengandalkan otak, e … apa itu otak, sistem kerjanya, bagaimana menquantumkan, sampai merawat, tidak diajarkan secara proporsional. Memakai Ok, memahami tidak perlu.<br />
 <br />
Tidak kalah penting dari semua itu adalah, teknik bagaimana ‘mengembangkan’ waktu yang sedikit —maklum kita orang sibuk, tidak punya cukup waktu he … he … akan dibahas berikut.<br />
 <br />
Karena ini tidak kalah serius, akan disajikan dalam komparasi intrepretasi dengan Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW. Pada akhir tulisan, dipatok pada pemahaman hakekatis ‘Demi Waktu’ dan pesan-pesan Isra’ Mi’raj dalam memaknai waktu, menciptakan peluang bagi kenyamanan menulis.<br />
 <br />
Hanya saja, mohon dibantu. Sebab, akan menyerempet perihal pemahaman nateri, energi, ruang, dan waktu. Isra’ Mi’raj tidak bisa lagi dipahami sebagai perjalanan ‘tiga serangkai’, Jibril, Buraq, dan Raslulullah. Apalgi Si Buraq berkepala gadis cantik berbadan kuda dan bersayap.<br />
 <br />
Implikasinya, seorang petambak ikan terpaksa menulis tentang photon, kuantum-kuantum penyusun cahaya. Pada tautannya, mudah dipahami Rasulullah ke Baitul Maqdis untuk terus ke Sidratul Muhtaha, dan kembali ke Bumi dalam sekejab. Kita bisa ke Taskhent, Cape Town, Wellington, Caracas atau ke surga sekalian. Tersedia waktu yang teramat panjang di otak. Menulis? Hal cilik mentik, Mas.<br />
 <br />
Bagaimana menurut Sampeyan?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/amru232.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/amru232.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amru232.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amru232.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amru232.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amru232.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amru232.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amru232.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amru232.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amru232.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amru232.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amru232.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amru232.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amru232.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amru232.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amru232.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amru232.wordpress.com&amp;blog=2406079&amp;post=34&amp;subd=amru232&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amru232.wordpress.com/2008/01/05/memaknai-waktu-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de86717cd2009c281640c7ea067a1288?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amru232</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merakit PC</title>
		<link>http://amru232.wordpress.com/2008/01/04/merakit-pc/</link>
		<comments>http://amru232.wordpress.com/2008/01/04/merakit-pc/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 08:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amru232</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amru232.wordpress.com/2008/01/04/merakit-pc/</guid>
		<description><![CDATA[1. Penyiapan motherboardPeriksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.2. Memasang ProsessorProsessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket Tentukan posisi pin 1 pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amru232.wordpress.com&amp;blog=2406079&amp;post=33&amp;subd=amru232&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">1. Penyiapan motherboard</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"><span id="more-33"></span>2. Memasang Prosessor</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Turunkan kembali tuas pengunci.    </span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Jenis Slot</span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak </span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot. </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">3. Memasang Heatsink</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">  </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">4. Memasang Modul Memori</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Jenis SIMM</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul. </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Jenis DIMM dan RIMM</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan </span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Rebahkan kait pengunci pada ujung slot </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang. </span></li>
</ol>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">  <strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">5. Memasang Motherboard pada Casing</span></strong></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:</span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup. </span></li>
</ol>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">  <strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">6. Memasang Power Supply</span></strong></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:</span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU. </span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing. </span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat. </span></li>
</ol>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">8. Memasang Drive</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut: </span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing) </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu) </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard </span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive. </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">9. Memasang Card Adapter</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:</span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pasang sekerup penahan card ke casing </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada. </span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">10. Penyelessaian Akhir</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pasang penutup casing dengan menggeser </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pasang konektor monitor ke port video card. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse). </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port. </span></li>
</ol>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pengujian</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut: </span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS. </span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.</span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Penanganan Masalah</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:</span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/ </span></li>
</ol>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.  Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.</span></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/amru232.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/amru232.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amru232.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amru232.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amru232.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amru232.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amru232.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amru232.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amru232.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amru232.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amru232.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amru232.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amru232.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amru232.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amru232.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amru232.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amru232.wordpress.com&amp;blog=2406079&amp;post=33&amp;subd=amru232&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amru232.wordpress.com/2008/01/04/merakit-pc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de86717cd2009c281640c7ea067a1288?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amru232</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tutorial</title>
		<link>http://amru232.wordpress.com/2008/01/04/tutorial/</link>
		<comments>http://amru232.wordpress.com/2008/01/04/tutorial/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 06:55:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amru232</dc:creator>
				<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amru232.wordpress.com/2008/01/04/tutorial/</guid>
		<description><![CDATA[Tutorial Blog Perhatian: Pengutipan sebagian atau keseluruhan suatu artikel diperbolehkan dan tidak diperlukan ijin terlebih dulu asal menyebut www.fatihsyuhud.com sebagai sumber pengambilan. Terima kasih. Tip membuat blog bagi pemula. Tips ini pernah dimuat di kolom-mario blogspot.com yang saat ini sudah dihapus dan tidak lagi berada di bawah maintenance www.fatihsyuhud.com Bagi yang ngelink ke kolom-mario.blogspot.com, harap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amru232.wordpress.com&amp;blog=2406079&amp;post=32&amp;subd=amru232&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Tutorial Blog</h1>
<p><strong>Perhatian:</strong> Pengutipan sebagian atau keseluruhan suatu artikel diperbolehkan dan tidak diperlukan ijin terlebih dulu asal menyebut <a href="http://www.fatihsyuhud.com/">www.fatihsyuhud.com</a> sebagai sumber pengambilan. Terima kasih. <span id="more-32"></span></p>
<p>Tip membuat blog bagi pemula. Tips ini pernah dimuat di kolom-mario blogspot.com yang saat ini sudah dihapus dan tidak lagi berada di bawah maintenance <a href="http://www.fatihsyuhud.com/">www.fatihsyuhud.com</a> Bagi yang ngelink ke kolom-mario.blogspot.com, harap dihapus dan diganti ke blog ini. </p>
<p>Tutorial blog ini dibagi menjadi tiga (1) tutorial wordpress bagi pemula, baik wordpress.com, blogsome.com, blogs.ie atau self-hosted wordpress; (2) tutorial blogger.com / blogspot dan (3) tutorial ngeblog secara umum termasuk sejumlah tips promosi blog, cara menulis di blog, dan tip sukses menulis dan menjadi blogger.</p>
<p><strong>Tutorial WordPress.com</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://afatih.wordpress.com/2007/11/11/membuat-blog-di-wordpress-com/" title="Membuat Blog di WordPress Com">Membuat Blog di WordPress Com</a></li>
<li><a href="http://afatih.wordpress.com/2007/11/11/cara-buat-pages-atau-halaman-statis-wordpress/" title="Cara Buat Pages atau Halaman Statis WordPress">Cara Buat Pages/Menu atau Halaman Statis WordPress</a></li>
<li><a href="http://afatih.wordpress.com/2007/11/13/mengaktifkan-widget-di-sidebar/" title="Mengaktifkan Widget di Sidebar">Mengaktifkan Widget di Sidebar</a></li>
<li><a href="http://afatih.wordpress.com/2007/10/22/cara-buat-read-more-di-wordpress/" title="Cara Buat Read More di WordPress">Cara Buat Read More di WordPress</a></li>
<li><a href="http://afatih.wordpress.com/2007/11/07/cara-pasang-foto-di-posting-wordpress/" title="Cara Pasang Foto di Posting WordPress">Cara Pasang Foto di Posting WordPress</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://afatih.wordpress.com/2007/11/04/membuat-link-dalam-satu-halaman/" title="Membuat Link dalam Satu Halaman">Membuat Link dalam Satu Halaman</a></li>
<li><a href="http://afatih.wordpress.com/2007/12/23/cara-membuat-profile-wordpress-di-sidebar/" title="Cara Membuat Profile WordPress di Sidebar">Cara Membuat Profile WordPress di Sidebar</a></li>
<li><a href="http://afatih.wordpress.com/2007/12/14/menulis-kode-html-java-script-di-posting/" title="Cara Menulis Kode HTML Java Script di Posting">Cara Menulis Kode HTML Java Script di Posting</a></li>
<li><a href="http://afatih.wordpress.com/2007/11/18/mengedit-profil-di-wordpress-com/" title="Mengedit Profil di WordPress Com">Mengedit Profil di WordPress Com</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://afatih.wordpress.com/2007/11/03/cara-buat-logo-dan-banner/" title="Cara Buat Logo dan Banner">Cara Buat Logo dan Banner</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://afatih.wordpress.com/2006/02/24/membuat-link-new-window-di-posting-blog-9/" title="Membuat Link di Posting &amp; Window Baru">Membuat Link di Posting &amp; Window Baru</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://afatih.wordpress.com/2007/09/06/siapa-ngelink-blog-anda/" title="Siapa Ngelink Blog Anda?">Siapa Ngelink Blog Anda?</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://afatih.wordpress.com/2007/11/06/cara-buat-text-area/" title="Cara Buat Text Area">Cara Buat Text Area</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://afatih.wordpress.com/2007/11/06/tips-cara-edit-foto/" title="Tips Cara Edit Foto">Tips Cara Edit Foto</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://afatih.wordpress.com/2007/09/26/plugins-top-commentators-di-fatihsyuhudcom/">Plugins Top Commentators di fatihsyuhud.com </a></li>
</ul>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/amru232.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/amru232.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amru232.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amru232.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amru232.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amru232.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amru232.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amru232.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amru232.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amru232.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amru232.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amru232.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amru232.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amru232.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amru232.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amru232.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amru232.wordpress.com&amp;blog=2406079&amp;post=32&amp;subd=amru232&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amru232.wordpress.com/2008/01/04/tutorial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de86717cd2009c281640c7ea067a1288?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amru232</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
